<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>sesaji sajak aan</title>
	<atom:link href="http://sajakaan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sajakaan.wordpress.com</link>
	<description>sajak-sajak sejak tahun 2005</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 14:26:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sajakaan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>sesaji sajak aan</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sajakaan.wordpress.com/osd.xml" title="sesaji sajak aan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sajakaan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>DI MANAKAH GERANGAN BERMULA</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/06/di-manakah-gerangan-bermula/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/06/di-manakah-gerangan-bermula/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 06:20:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/06/di-manakah-gerangan-bermula/</guid>
		<description><![CDATA[WAKTU kanak-kanak dulu aku selalu bertanya-tanya di manakah gerangan bermula jalan bercecabang itu. Lalu seorang lelaki tua di paragraf pertama novelnya menyimpan sebuah jawaban buat rasa penasaranku. “Jalan-jalan diciptakan dari sekelok sungai,” katanya. Aku percaya setiap rasa penasaran mengandung bahaya. Jawaban itu kemudian membawaku ke pertanyaan baru. Di mana bermula sungai yang melahirkan jalan-jalan itu? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=207&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span><span style="font-weight:bold;"></span><br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span>WAKTU kanak-kanak dulu aku selalu bertanya-tanya<br />
di manakah gerangan bermula jalan bercecabang itu.<br />
Lalu seorang lelaki tua di paragraf pertama novelnya<br />
menyimpan sebuah jawaban buat rasa penasaranku.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span>“Jalan-jalan diciptakan dari sekelok sungai,” katanya.</span><em><span><br />
</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span>Aku percaya setiap rasa penasaran mengandung bahaya.<br />
Jawaban itu kemudian membawaku ke pertanyaan baru.<br />
Di mana bermula sungai yang melahirkan jalan-jalan itu?<br />
Seorang gadis, dengan tangis, <span> </span>menjawab pertanyaanku.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span>“Sungai diciptakan dari sepasang mata,” katanya lalu pergi.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span>Pertanyaan tak pernah mau habis. Selanjutnya tentang mata.<br />
Tetapi siapakah yang bisa menjawabnya? Gadis itu tiada lagi.<br />
Maka aku menangis berharap mampu menemukan jawaban<br />
dari mataku sendiri. Tetapi yang terjadi adalah airmataku<br />
hanya melahirkan ribuan kelokan sungai yang melahirkan<br />
jutaan cabang jalan. Dan asal mula mata tetap pertanyaan.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span>Setiap rasa penasaran memanglah mengandung bahaya.<br />
Maka aku berdiri, berjalan, berlari mencari sendiri gadis itu,<br />
gadis yang pernah memberi jawaban dan harapan padaku,<br />
harapan yang pelan-pelan mengekal menjadi kehilangan.<br />
Seluruh cabang-cabang jalan telah aku lewati, tetapi tidak<br />
kutemukan cabang jalan mana yang menyembunyikannya.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><span>Maka aku kembali menangis. Dan mataku menciptakan sungai.<br />
Dan sungai itu menciptakan cabang-cabang jalan. Dan cabang-<br />
cabang jalan itu menciptakan kehilangan. Dan kehilangan itu<br />
membuat aku menangis. Dan mataku <span> </span>kembali menciptakan<br />
sungai baru. Dan sungai baru itu menciptakan cabang-cabang<br />
jalan baru. Dan cabang-cabang jalan baru itu menciptakan<br />
kehilangan baru. Dan kehilangan baru itu membuat aku sekali<br />
lagi menangis. Dan mataku sekali lagi menciptakan sungai baru.<br />
Dan sungai baru itu sekali lagi menciptakan cabang-cabang jalan<br />
baru. Dan cabang-cabang jalan itu sekali lagi menciptakan kehilangan<br />
<span> </span>baru. Dan kehilangan baru itu sekali lagi membuat aku kembali<br />
menangis. Dan seterusnya, dan seterusnya&#8230;<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><br />
</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/207/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/207/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=207&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/06/di-manakah-gerangan-bermula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEPADA JIMPE</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-jimpe/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-jimpe/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 19:05:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-jimpe/</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan? &#8211;jimpe Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan? Benda-benda seluruhnya sedang belajar bersedih: Kursi dan meja masing-masing seperti seorang kekasih baru ditinggalkan. Penjual putucangkir dan jendela kayu di wajahnya cuma ada sepasang mata sayu, mata yang layu. Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan? Suara-suara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=206&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><strong><span>Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><strong><span> </span></strong><em><span>&#8211;jimpe<br />
</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Benda-benda seluruhnya sedang belajar bersedih:<br />
Kursi dan meja masing-masing seperti seorang kekasih<br />
baru ditinggalkan. Penjual putucangkir dan jendela kayu<br />
di wajahnya cuma ada sepasang mata sayu, mata yang layu.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Suara-suara seluruhnya yang terdengar hanya perih:<br />
Denting sendok pada cangkir kopi. Ada yang memilih<br />
mendengar rintih biola daripada getar gitar yang lirih.<br />
Keyboard komputer bicara tentang kertas suara pemilu<br />
jatuh ke kotak dari jari seorang pemilih yang terisak pilu.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="font-family:arial;"><span><span style="font-size:100%;">Agar aku bisa kembali muda seperti pohon, katamu,<br />
yang oleh musim hujan daun-daunya kembali hijau.</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/206/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/206/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=206&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-jimpe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ENAM PERTANYAAN</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-siapa-enam-pertanyaan-ini-sebaiknya-ditujukan-hujan/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-siapa-enam-pertanyaan-ini-sebaiknya-ditujukan-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-siapa-enam-pertanyaan-ini-sebaiknya-ditujukan-hujan/</guid>
		<description><![CDATA[KEPADA SIAPA  ENAM PERTANYAAN INI SEBAIKNYA DITUJUKAN, HUJAN? Adakah bujur yang mau berbagi tidur dengan tubuhku di malam sedingin ini? Adakah tidur yang mau berbagi dengkur dengan telingaku di malam sedingin ini? Adakah dengkur yang mau berbagi hibur dengan sedihku di malam sedingin ini? Adakah hibur yang mau berbagi tegur dengan diamku di malam sedingin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=205&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"><span style="font-size:100%;"><span>KEPADA SIAPA  ENAM PERTANYAAN INI SEBAIKNYA DITUJUKAN, HUJAN?</span></span></span></p>
<p><span class="written"><span style="font-size:100%;"><span> </span><span>Adakah bujur yang mau berbagi tidur<br />
</span><span>dengan tubuhku di malam sedingin ini?</span><span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><span>Adakah tidur yang mau berbagi dengkur<br />
dengan telingaku di malam sedingin ini?<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><span>Adakah dengkur <span> </span>yang mau berbagi hibur<br />
dengan sedihku di malam sedingin ini?<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><span>Adakah hibur yang mau berbagi tegur<br />
dengan diamku di malam sedingin ini?<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><span>Adakah tegur yang mau berbagi sangkur<br />
dengan sekaratku di malam sedingin ini?<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><span>Adakah sangkur yang mau berbagi bujur<br />
dengan mayatku di malam sedingin ini?</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/205/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/205/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=205&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepada-siapa-enam-pertanyaan-ini-sebaiknya-ditujukan-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DI MANA SEBAIKNYA KAMI BERTEMU</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-mana-sebaiknya-kami-bertemu/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-mana-sebaiknya-kami-bertemu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-mana-sebaiknya-kami-bertemu/</guid>
		<description><![CDATA[&#8211;dua om, AA dan SM Katakan kepada kami berdua, Nak, di mana sebaiknya kami bertemu, setelah 40 tahun berpisah. Di sebuah kafe yang pemiliknya senang memutar lagu lama, agar kalian bisa saling menertawai sepuas-puasnya. Sebab dengan tertawa, air mata punya alasan jatuh tanpa perlu malu-malu. Tawa itu tak ubahnya hujan. Dia sangat lihai menyamarkan banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=204&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><em><span>&#8211;dua om, <span> </span>AA dan SM<br />
</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><em><span>Katakan kepada kami berdua, Nak,<br />
di mana sebaiknya kami bertemu, setelah 40 tahun berpisah.</span></em><span><br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><span>Di sebuah kafe yang pemiliknya senang memutar lagu lama, agar kalian<br />
bisa saling menertawai sepuas-puasnya. Sebab <span> </span>dengan tertawa, air mata<br />
punya alasan jatuh tanpa perlu malu-malu. Tawa itu tak ubahnya <span> </span>hujan.<br />
Dia sangat lihai menyamarkan banyak hal, termasuk tentu saja keharuan.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;"><span style="font-size:100%;"><span>Atau di sebuah bangku taman yang di dekatnya ada dua pohon tua yang semi,<br />
agar kalian bisa tersenyum kepada waktu yang menyimpan banyak teka-teki.<br />
Sebab batang-batang pohon tua yang sedang berbunga itu adalah kembaran<br />
kalian yang menemukan jawaban: senyum di usia tua, tetap harus dibagikan.</span></span></p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/204/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/204/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=204&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-mana-sebaiknya-kami-bertemu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKAN AKU MASUKKAN BUKAN HUJAN KE DALAM SAJAK INI</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/akan-aku-masukkan-bukan-hujan-ke-dalam-sajak-ini/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/akan-aku-masukkan-bukan-hujan-ke-dalam-sajak-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/akan-aku-masukkan-bukan-hujan-ke-dalam-sajak-ini/</guid>
		<description><![CDATA[HUJAN sudah terlalu sering mengganggu makan malamku, juga mungkin makan malammu, dan makan malam siapapun. Maka akan aku masukkan bukan hujan ke dalam sajak ini. Aku tak mau ia mengusik pula tidurmu yang harusnya penuh rimbun perdu yang di pucuk-pucuknya bermekaran kelopak kunang atau sayap-sayap bunga, atau kuntum-kuntum pagi yang berembun. Ke dalam sajak ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=203&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;color:black;"></span><span style="font-size:100%;"><strong><span style="color:black;"><br />
</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;">HUJAN sudah terlalu sering mengganggu makan malamku,<br />
juga mungkin makan malammu, dan makan malam siapapun.<br />
Maka akan aku masukkan bukan hujan ke dalam sajak ini. Aku<br />
tak mau ia mengusik pula tidurmu yang harusnya penuh rimbun<br />
perdu yang di pucuk-pucuknya bermekaran kelopak kunang atau<br />
sayap-sayap bunga, atau kuntum-kuntum pagi yang berembun.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;">Ke dalam sajak ini akan aku perdengarkan seorang menyanyi lagu<br />
lama dengan bahasa ibu yang semenjak kau mengenal merek gincu<br />
tak pernah sekalipun kau biarkan menjenguk sepasang telingamu,<br />
supaya kau percaya bahwa aku terus merindukan wajah kanakmu.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;">Ke dalam sajak ini akan aku nyalakan satu pelita minyak bersumbu<br />
perca yang cahayanya tak mampu mengalahkan sepasang matamu<br />
supaya kau bisa menikmati tarian bayang-bayangmu, tempat selalu<br />
aku menginderaimu sambil mengulang-ulang janji yang kau ucap dulu.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;">Ke dalam sajak ini akan aku masukkan juga diriku utuh sekaligus,<br />
diriku yang mengenakan baju dan celana berwarna hijau humus,<br />
sepasang pakaian yang semoga mengingatkan kau hujan pertama<br />
di sebuah malam yang mengguyur tubuhku dan tubuhmu bersama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:100%;"><br />
</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/203/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/203/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=203&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/akan-aku-masukkan-bukan-hujan-ke-dalam-sajak-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>YANG TERCATAT DAN TIDAK TERCATAT DI WIKIPEDIA</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/yang-tercatat-dan-tidak-tercatat-di-wikipedia/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/yang-tercatat-dan-tidak-tercatat-di-wikipedia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:58:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/yang-tercatat-dan-tidak-tercatat-di-wikipedia/</guid>
		<description><![CDATA[&#8211;1 Desember 1640: Ini terjadi berabad-abad sebelum Christian Ronaldo lahir lalu hidup kaya dari kakinya dan dipuji-puja jutaan gadis. Portugal, nama negara di KTP pemuda gagah itu, merdeka dari Spanyol. Kau pernah salah duga, kau pikir Pablo Neruda, penyair yang menganggap cinta dan airmata sama artinya, lahir di Spanyol. Lalu aku mencari di perpustakaan, di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=202&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><strong><span><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span></span><em><span>&#8211;1 Desember</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span>1640</span></strong><span>: Ini terjadi berabad-abad sebelum Christian Ronaldo lahir lalu hidup kaya dari kakinya dan dipuji-puja jutaan gadis. Portugal, nama negara di KTP pemuda gagah itu, merdeka dari Spanyol. Kau pernah salah duga, kau pikir Pablo Neruda, penyair yang menganggap cinta dan airmata sama artinya, lahir di Spanyol. Lalu aku mencari di perpustakaan, di ensiklopedia dan antologi-antologi puisi. Dari sana aku jatuh cinta pada Neruda. Di sajak-sajaknya ada aku, kau, dan bagaimana sakitnya saling mencintai seperti ini. Katamu suatu waktu di sebuah e-mail, mungkin Neruda pernah mimpi melihat kita menangis sambil saling memagut</span>. Kau masih ingat?</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span>1835</span></strong><span>: Hans Christian Andersen, lelaki yang terjebak di masa kanak-kanak, menerbitkan kumpulan dongeng pertamanya, </span><em>Tales for Childr</em><em><span>en</span>.</em><em><span> </span></em><span>Dongeng-dongeng itu ingin kau tanam di telinga anak-anak yang kelak lahir dari tubuhmu, yang katamu juga dari tubuhku. Untuk berlatih, dulu kisah-kisah itu sering kau dongengkan kepadaku, seolah kau tahu aku selalu ingin jadi anak kecil di hadapanmu. Tetapi anak-anak itu betulkah akan lahir dari perut kita? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span>1935</span></strong><span>: Seabad setelah Hans Christian Andersen menerbitkan <em>Tales for Children</em>, Woody Allen, aktor dan sutradara yang kocak itu lahir. Mungkin sewaktu kecil ia sering mendengar juga dongeng-dongeng karya Andersen. Kau suka kalau Allen tertawa. Lucu, katamu. Seringkali aku putar sendiri film-filmnya untuk menghibur kesedihanku. Tetapi menurutku cara tertawa paling indah tetaplah milikmu. Meski di dalam tidurku, maukah kau tertawa?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span>1956</span></strong><span>: Ada yang mengundurkan diri dari kursi wakil presiden, Hatta namanya. Ia membiarkan kursi itu kosong hingga 1973, tahun saat David Ben-Gurion, Perdana Menteri Israel yang partama meninggal. Hingga kini kau tetap suka membaca. Tentulah nama-nama itu tak lagi asing bagimu. Kau ingat? Pernah kau memintaku jadi salah satu nama yang kau baca dari sebuah buku. Pernah juga kau memintaku jadi aku, hanya jadi aku. Sekarang kau ingin aku jadi siapa?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span>1990:</span></strong><span> Sungguh luar biasa. Terowongan Channel yang dibangun dari Inggris dan Perancis bertemu di kedalaman 40 meter di bawah ombak laut. Lupa kukatakan bahwa aku pernah membayangkan mencium lehermu di terowongan itu. Tetapi kini antara aku dan kau ada terowongan lain yang jauh lebih panjang dan gelap dari seluruh terowongan</span> yang pernah dibangun. Tanpa kau, aku mencium lehermu setiap saat di terowongan lain itu. Kau rasakah?</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span>1998</span></strong><span>: Sialan! Exxon mengumumkan sebuah transaksi raksasa, 73,7 trilliun dolar AS untuk membeli perusahaan minyak bernama Mobil dan membuat perusahaan terbesar di dunia, Exxon-Mobil. Andai saja, uang sebanyak itu punyaku, akan aku bangun sesuatu yang lebih megah dari Taj Mahal untukmu, hadiah ulang tahunmu. Atau aku beli sebuah mesin waktu untuk mengembalikanmu. Atau kau ingin yang lain?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span>2007</span></strong><span>: Aku di sini. Kau jauh. Alangkah rindunya. Ingin sekali mengajakmu makan siang di warung sederhana itu, tempat pertama kita bertemu dan saling jatuh cinta, tempat kita saling tahu makanan kegemaran, tempat kita sering berkelahi, tempat kita terakhir makan malam bersama sebelum kau pergi. <span> S</span>ebuah perihal tidak penting untuk dicatat Wikipedia, bukan? Wikipedia menulis tanggal ini sebagai peringatan hari AIDS sedunia. Hari ini aku mengenakan pita berwarna merah di dadaku bagi yang menderita penyakit ganas itu—juga untuk merayakan rindu dan kesedihanku yang lebih ganas dari itu. Hari ini kau berulang tahun, semoga airmata bukan milik kita selamanya!</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/202/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/202/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=202&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/yang-tercatat-dan-tidak-tercatat-di-wikipedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEPALAKU: KANTOR PALING SIBUK DI DUNIA</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepalaku-kantor-paling-sibuk-di-dunia/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepalaku-kantor-paling-sibuk-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:58:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepalaku-kantor-paling-sibuk-di-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[&#8211;alifiah Engkau tahu? Kepalaku: kantor paling sibuk di dunia. Anehnya, hanya seorang bekerja tiada lelah di sana. Tak mengenal hari Minggu atau hari libur nasional. Tak pula mengenal siang dan malam. Tak mengenal apa-apa kecuali bekerja, bekerja, bekerja dan bekerja. Kadang-kadang ingin sekali suatu pagi melihatnya datang menyodorkan sehelai map berisi surat permohonan cuti. Ingin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=201&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><span>&#8211;alifiah</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><strong><span> </span></strong><br />
<span>Engkau tahu? Kepalaku: kantor paling sibuk di dunia.<br />
Anehnya, <span> </span>hanya seorang bekerja tiada lelah di sana.<br />
Tak mengenal hari Minggu atau hari libur nasional.<br />
Tak pula mengenal siang dan malam. Tak mengenal<br />
apa-apa kecuali bekerja, bekerja, bekerja dan bekerja.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><span>Kadang-kadang ingin sekali suatu pagi melihatnya datang<br />
menyodorkan sehelai map berisi surat permohonan cuti.<br />
Ingin pergi ke satu tempat yang jauh, mengasingkan diri<br />
beberapa hari <span></span>di awal Desember yang lembab sembari<br />
merayakan hari ulang tahun sendiri. Lalu di depan pintu<br />
kantor terpasang sebuah tanda berwarna merah: Tutup.<br />
</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><span>Tetapi ia betul-betul seorang pekerja keras.<br />
Setiap saat ia berada di kantor. Mungkin hendak<br />
menyelesaikan seluruh persoalan waktu yang tidak<br />
pernah mampu selesai itu: tentang masa lampau<br />
yang tersisa di masa sekarang, tentang keinginan<br />
berhenti atau tak berhenti, juga tentang perihal lain</span></span><br />
<span>yang sepele namun sungguh rumit buat dijelaskan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><span>Ya, percayalah! Kepalaku: kantor paling sibuk di dunia.<br />
Anehnya, hanya seorang bekerja tiada lelah di sana<br />
:engkau saja!</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/201/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/201/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/201/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=201&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kepalaku-kantor-paling-sibuk-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ICHOU DAN MOMIJI</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/ichou-dan-momiji/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/ichou-dan-momiji/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:57:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/ichou-dan-momiji/</guid>
		<description><![CDATA[Di Tokyo, di Taman Ueno, tempat seorang perempuan pernah berjanji menunggumu lalu ingkar tanpa kau tahu sebabnya, kau mendongak di bawah sepohon Ichou. Kau heran mengapa pohon itu daun-daunnya berubah warna dari hijau menjadi kuning di musim dingin. Tetapi jawabannya kau temukan di pelukan perempuan lain, perempuan yang mengatakan bahwa kau tak perlu risau jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=200&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><strong><span></span></strong><br />
<em><span></span></em><span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span>Di Tokyo, di Taman Ueno, tempat seorang perempuan<br />
pernah berjanji menunggumu lalu ingkar tanpa kau tahu<br />
sebabnya, kau mendongak di bawah sepohon Ichou.<br />
Kau heran mengapa pohon itu daun-daunnya berubah warna<br />
dari hijau menjadi kuning di musim dingin.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span>Tetapi jawabannya kau temukan di pelukan perempuan lain,<br />
perempuan yang mengatakan bahwa kau tak perlu risau<br />
jika melihat daun-daun yang menguning, sebab musim lain<br />
akan datang untuk mengembalikan hijaunya yang lebih hijau.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span>Di Kyoto, kota yang amat ramai dan tertib tempat orang-orang<br />
takut membunyikan klaskon untuk sekadar menambah sedikit<br />
keramaian itu, kau mendongak di bawah sepohon Momiji.<br />
Kau heran mengapa pohon itu daun-daunnya berubah warna<br />
dari hijau menjadi merah di musim dingin.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span>Tetapi jawabannya kau temukan pula di pelukan perempuan itu,<br />
perempuan yang senang ketika mendengar kau lupa membawa<br />
baju penghangat. Sebab dengan begitu kau memahami bahwa<br />
lengan dan dadanya terbuat dari bulu-bulu angsa paling hangat.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/200/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/200/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/200/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=200&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/ichou-dan-momiji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JALAN-JALAN DI KYOTO</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/jalan-jalan-di-kyoto/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/jalan-jalan-di-kyoto/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/jalan-jalan-di-kyoto/</guid>
		<description><![CDATA[Jalan-jalan di Kyoto tak kau pahami menuju ke mana saja. Nama-namanya ditulis dengan huruf yang lebih rumit dari seluruh kerumitan yang pernah menyusahkan hidupmu. Kau takut melangkahkan kaki di sana, takut ditelan jalan yang mengingatkanmu pada ular raksasa di sebuah film. Namun jalan-jalan di tubuh perempuan itu, tak pernah membuatmu takut tersesat. Sebab kau sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=199&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span>Jalan-jalan di Kyoto tak kau pahami menuju ke mana saja.<br />
Nama-namanya ditulis dengan huruf yang lebih rumit dari<br />
seluruh kerumitan yang pernah menyusahkan hidupmu.<br />
Kau takut melangkahkan kaki di sana, takut ditelan jalan<br />
yang mengingatkanmu pada ular raksasa di sebuah film.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;"><span>Namun jalan-jalan di tubuh perempuan itu, tak pernah<br />
membuatmu takut tersesat. Sebab kau sudah penuh<br />
oleh keyakinan bahwa di sebuah tempat di dadanya<br />
akan kau temukan kuil yang jauh lebih tenang dari jutaan<br />
kuil yang ada di Kyoto. Maka kau menjelajahinya seperti<br />
seorang penduduk asli yang mengenali seluruh lekuk<br />
kelok jalan-jalan itu sambil menyanyikan lagu-lagu cinta.</span></p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/199/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/199/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=199&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/jalan-jalan-di-kyoto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DI RUNCING JEJARUM JAM</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-runcing-jejarum-jam/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-runcing-jejarum-jam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:57:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-runcing-jejarum-jam/</guid>
		<description><![CDATA[Sejak lama, sebelum kita butuh waktu, aku sudah tinggal di runcing jejarum jam yang bekerja keras seperti babu buat meyakinkan :sekarang sudah pagi, sudah saatnya keluar dari mimpi! Di jalan raya dan televisi, orang-orang lebih jauh, sudah ada di pukul dua belas siang. Di kantor-kantor pemerintah, tempat ayahmu bekerja, matahari baru saja tenggelam, dan lampu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=198&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written">Sejak lama, sebelum kita butuh waktu,<br />
aku sudah tinggal di runcing jejarum jam<br />
yang bekerja keras seperti babu buat meyakinkan<br />
:sekarang sudah pagi, sudah saatnya keluar dari mimpi! </p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;">Di jalan raya dan televisi, orang-orang lebih jauh,<br />
sudah ada di pukul dua belas siang. Di kantor-kantor<br />
pemerintah, tempat ayahmu bekerja, matahari baru<br />
saja tenggelam, dan lampu dinyalakan satu per satu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;">Namun, katamu lewat telepon, sekarang sudah Januari,<br />
tahun sudah baru lagi. Waktu dihitung dengan kalender<br />
bukan dengan angka-angka jam dinding atau jam tangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;">Aku ingin tertawa dari dasar kepedihan di lambungku<br />
tetapi bahkan tawaku yang paling keras tak akan<br />
mampu sampai menyentuh selaput telingamu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;">Kita berpisah, dipisahkan, enam lembar kalender, cukup<br />
buat pohon-pohon berwana kuning lalu hijau kembali.<br />
Cukup buat wajahku bertukar wajah lain di ingatanmu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0.0001pt;line-height:normal;">Hingga nanti, setelah kita tak lagi butuh waktu,<br />
aku akan mati dan terkubur di runcing jejarum jam.</p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/198/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/198/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=198&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-runcing-jejarum-jam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ENGKAU DI ANTARA MOBIL AMBULANS DAN JAM PASIR</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/engkau-di-antara-mobil-ambulans-dan-jam-pasir/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/engkau-di-antara-mobil-ambulans-dan-jam-pasir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/engkau-di-antara-mobil-ambulans-dan-jam-pasir/</guid>
		<description><![CDATA[di antara mobil ambulans yang lesat di jalan raya dan jam pasir yang lambat di atas meja kaca, engkau mengenang suara langkah sepasang sepatunya di lantai berkarpet hijau, karpet yang benci abu rokok. jelas kau dengar langkah-langkah itu mencari pintu untuk keluar dari rumahmu, dari kamarmu, dari dirimu. di antara mobil ambulans yang lesat di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=197&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;"></span></span><br />
di antara mobil ambulans yang lesat di jalan raya dan jam pasir yang lambat di atas meja kaca, engkau mengenang suara langkah sepasang sepatunya di lantai berkarpet hijau, karpet yang benci abu rokok. jelas kau dengar langkah-langkah itu mencari pintu untuk keluar dari rumahmu, dari kamarmu, dari dirimu.</p>
<p>di antara mobil ambulans yang lesat di jalan raya, jam pasir yang lambat di atas meja kaca dan suara langkah sepasang sepatunya di lantai berkarpet hijau, engkau merasakan tubuhmu pelan-pelan berubah jadi kaleng kosong, kaleng yang dicintai hanya oleh sampah, genangan sisa hujan dan jentik-jentik penyakit.</p>
<p>di antara mobil ambulans yang lesat di jalan raya, jam pasir yang lambat di atas meja kaca, suara langkah sepatunya di lantai berkarpet hijau dan tubuhmu yang pelan-pelan berubah jadi kaleng kosong, engkau berdoa agar baju kotor yang membungkusmu terbelah punggungnya, jadi sayap dan mengangkatmu ke langit.<br />
</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/197/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/197/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=197&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/engkau-di-antara-mobil-ambulans-dan-jam-pasir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KISAH SEDERHANA DARI SEBUAH MAJALAH BEKAS YANG ROBEK</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kisah-sederhana-dari-sebuah-majalah-bekas-yang-robek/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kisah-sederhana-dari-sebuah-majalah-bekas-yang-robek/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:56:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kisah-sederhana-dari-sebuah-majalah-bekas-yang-robek/</guid>
		<description><![CDATA[Aku suka membaca kisah ini sebelum tidur: Ia (tak disebutkan nama dan usianya) masuk ke supermarket yang baru sebulan buka, supermarket yang menggusur lapangan sepak bola di sebelah rumahnya. Hari itu, hari jumat, ia berulang tahun. Ia ingin menghabiskan sejumlah uang untuk membeli barang-barang kecil: silet untuk bulu ketiaknya, pemantik api untuk musim hujan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=196&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"><span style="font-weight:bold;font-size:100%;"></span><br />
<span style="font-style:italic;">Aku suka membaca kisah ini sebelum tidur:</span></p>
<p>Ia (tak disebutkan nama dan usianya) masuk ke supermarket yang baru sebulan buka, supermarket yang menggusur lapangan sepak bola di sebelah rumahnya. Hari itu, hari jumat, ia berulang tahun. Ia ingin menghabiskan sejumlah uang untuk membeli barang-barang kecil: silet untuk bulu ketiaknya, pemantik api untuk musim hujan dan gantungan kunci dari kuku kaki kuda untuk mengenang ayahnya.</p>
<p>Supermarket itu langit-langitnya dipenuhi cermin yang di dalamnya tubuh para pengunjung berubah jadi ganjil. Ia tertawa, tawanya yang pertama hari itu. Di sela-sela rak ia berjalan sambil mendongak membuatnya tersesat hingga ke bagian baju hamil. Untung tak ada ibu hamil yang belanja hari itu. Ia tertawa sekali lagi. Di ujung tawanya, tiba-tiba saja, ia mengingat pesan ibunya.</p>
<p><span style="font-style:italic;">Hidup itu tak ubahnya toko pakaian. hari-hari hanyalah kamar pas. kau mencoba-coba baju atau celana hingga kau temukan yang kau rasa pas. </span></p>
<p><span style="font-style:italic;">Hidup itu tak ubahnya toko pakaian. kau tak bisa tinggal di sana. seusai membayar pakaian yang kau suka, kau harus keluar.</span></p>
<p>Hari itu, ia batal membeli silet, pemantik api dan gantungan kunci. uangnya ia tukar dengan sehelai baju berwarna&#8230;&#8230;</p>
<p><span style="font-style:italic;">Aku suka membaca kisah ini sebelum tidur, kisah yang aku temukan di sebuah majalah bekas yang robek. aku suka menebak-nebak bagian yang hilang dari kisah itu.<br />
</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/196/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/196/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=196&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/kisah-sederhana-dari-sebuah-majalah-bekas-yang-robek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAJAK SEDERHANA BUAT ORANG BUTA DAN ORANG TULI</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-sederhana-buat-orang-buta-dan-orang-tuli/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-sederhana-buat-orang-buta-dan-orang-tuli/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-sederhana-buat-orang-buta-dan-orang-tuli/</guid>
		<description><![CDATA[Huruf-huruf sajak sederhana ini hanya mampu dibaca oleh sepasang mata orang buta. Bagi yang tidak buta, maaf, sepasang matanya akan menemukan gelap. Jika seseorang membaca sajak sederhana ini, hanya sepasang telinga orang tuli yang mampu mendengarnya. Bagi yang tidak tuli, maaf, cuma akan menemukan senyap.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=195&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written">Huruf-huruf sajak sederhana ini hanya mampu dibaca<br />
oleh sepasang mata orang buta. Bagi yang tidak buta,<br />
maaf, sepasang matanya akan menemukan gelap. </p>
<p class="MsoNormal">Jika seseorang membaca sajak sederhana ini, hanya<br />
sepasang telinga orang tuli yang mampu mendengarnya.<br />
Bagi yang tidak tuli, maaf, cuma akan menemukan senyap.</p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/195/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/195/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=195&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-sederhana-buat-orang-buta-dan-orang-tuli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PADA SEBUAH TENGAH MALAM DI KAMAR SELEPAS BERBINCANG DENGAN TOLSTOY</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/pada-sebuah-tengah-malam-di-kamar-selepas-berbincang-dengan-tolstoy/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/pada-sebuah-tengah-malam-di-kamar-selepas-berbincang-dengan-tolstoy/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/pada-sebuah-tengah-malam-di-kamar-selepas-berbincang-dengan-tolstoy/</guid>
		<description><![CDATA[Di atas satu-satunya meja milik kamar ini, Tolstoy telungkup hendak mengubur dirinya ke dalam debu. Berkali-kali sudah aku menguap. Di kepalaku meluap kantuk yang ingin melupakan bantal dan tempat tidur. Di punggung Tolstoy tiba-tiba telepon menyanyikan lagu lama itu, lagu kesukaan kita yang telah berulang kali menjadi baru melalui suara bintang-bintang muda, mengantarkan huruf-huruf yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=194&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;">Di atas satu-satunya meja milik kamar ini, Tolstoy<br />
telungkup hendak mengubur dirinya ke dalam debu.<br />
Berkali-kali sudah aku menguap. Di kepalaku meluap<br />
kantuk yang ingin melupakan bantal dan tempat tidur.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;">Di punggung Tolstoy tiba-tiba telepon menyanyikan<br />
lagu lama itu, lagu kesukaan kita yang telah berulang<br />
kali menjadi baru melalui suara bintang-bintang muda,<br />
mengantarkan huruf-huruf yang diciptakan dari jari-jari<br />
dan ingatan pada nomor teleponku, ingatanmu padaku.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:100%;"><em><span style="font-family:Arial;">Tulang-tulang senang pergi dari rumahnya mewariskan<br />
buat kita usia tua sakit-sakitan. Amankan kesehatan!</span></em></span><span style="font-family:Arial;font-size:100%;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;">Di luar, jalan raya yang insomnia sejak lahir, sedang<br />
berusaha meyakinkan diri agar bisa mencintai seluruh<br />
ban kendaraan dan langkah kaki yang sangat mencintai<br />
tubuhnya. Aku pernah menginginkan jadi jalan raya itu:<br />
memanjang hingga bisa mencium telapak kakimu. Tapi<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;">kenapa amat lambat ingatan dan jarimu dipertemukan?<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;">Otot-ototku sekarang adalah dedaunan yang rontok<br />
dan tulang-tulangnya batang tumbang. Satu-satunya<br />
harapan tersisa jiwaku menjadi tanah yang gembur,<br />
minuman pepohonan lain agar mampu menciptakan<br />
bayangan untuk meneduhkan jalanan yang hendak<br />
mengajakmu pulang suatu waktu entah kapan, kelak.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;">Tolstoy sudah betul-betul tidur dan tak ada mimpi<br />
yang dia temukan. Hanya ada dengkur yang melulu<br />
bicara tentang pedihnya mencintai. Aku menangis,<br />
namun tak ada telinga mendengar kecuali telepon<br />
di punggung Tolstoy sahabat tua-baikku itu. Untuk<br />
sementara biar layarnya menyimpan huruf-hurufmu.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;">Dengan kantuk dan sesekali batuk, aku bercakap<br />
dengan pintu kamar yang tak pernah kenal ketuk.<br />
Jika aku menghubungi nomor teleponmu, besok<br />
pagi Tolstoy akan bangun sambil mengutuk-ngutuk.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Arial;font-size:100%;"><span style="font-style:italic;">Jangan pernah mempercayai cinta, kecuali kepada</span><br />
<span style="font-style:italic;">kalimat-kalimat yang malu dia ungkapkan padamu!</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/194/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/194/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=194&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/pada-sebuah-tengah-malam-di-kamar-selepas-berbincang-dengan-tolstoy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENELPONLAH, KEKASIH!</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/menelponlah-kekasih/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/menelponlah-kekasih/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:54:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/menelponlah-kekasih/</guid>
		<description><![CDATA[O, Kekasihku, pergilah ke mana saja, ke tempat paling jauh dari jangkauan mataku. Lalu berdiamlah di ujung kabel telepon. Tekan angka-angka teleponku. Bicaralah. Jangan pernah tamatkan pembicaraan kita. Bicaralah terus. Tentang apa saja. Berpura-puralah jadi perempuan paling jahat yang tak kenal tanda baca. Marahilah saya karena lupa berdoa usai sembahyang, karena tidak memotong kuku dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=193&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">O, Kekasihku, pergilah ke mana saja, ke tempat<br />
paling jauh dari jangkauan mataku. Lalu berdiamlah<br />
di ujung kabel telepon. Tekan angka-angka teleponku.<br />
Bicaralah. Jangan pernah tamatkan pembicaraan kita.<br />
Bicaralah terus. Tentang apa saja. Berpura-puralah<br />
jadi perempuan paling jahat yang tak kenal tanda baca.<br />
Marahilah saya karena lupa berdoa usai sembahyang,<br />
karena tidak memotong kuku dan rambutku, karena<br />
membeli novel yang salah, karena lupa di mana saya<br />
letakkan album foto kita. Cerewetlah di dua telingaku.</p>
<p class="MsoNormal">Rumah biarlah kita bangun di dalam gagang telepon:<br />
tempat paling aman dan nyaman saat ini untuk tinggal<br />
tanpa diganggu kemacetan, klakson dan suara knalpot.</p>
<p class="MsoNormal">Saya mencintai suaramu. Saya mencintai kemarahanmu.<br />
Kau mengungsikan saya dari seluruh macam kekesalan<br />
kepada jalan raya yang menggusur badanku hingga kurus.</p>
<p class="MsoNormal">Ke dalam tidurku menelponlah. Ceritakan mimpi-mimpi<br />
tentang apa saja. Tentang desa paling dicintai kemarau,<br />
tentang bangkai para pahlawan, tentang gunung meledak,<br />
atau bom pecah membuat kita berdarah sambil berpelukan.<br />
Pemerintah sedang mengincar lahan tidurku yang lapang.<br />
Mereka punya rencana jahat membangun supermarket,<br />
hotel, dan tempat parkir di sana. Menelponlah, Sayang!</p>
<p class="MsoNormal">Kekasihku, jika kau masih mencintaiku, habiskan tabunganmu<br />
buat bayar pulsa. Jangan berhenti atau kau akan menemukan<br />
tubuhku hanya kenangan yang tak bisa kau ziarahi nisannya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/193/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/193/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/193/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=193&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/menelponlah-kekasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SORE YANG ASING</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sore-yang-asing/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sore-yang-asing/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sore-yang-asing/</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali sore dihadirkan berbeda seperti ini. Seperti sebuah lukisan tangan gemetar seseorang yang buta warna sejak lahir—yang tak mampu membedakan warna-warna waktu. Pagi dan sore hari berbeda hanya laju benda-benda dan suaranya. Kita harus menerimanya sebagai hadiah, Sayang. Hadiah aneh yang mengingatkan kita tersenyum. * Seringkali sore dihadirkan berbeda seperti ini. Seperti nyanyian seorang gadis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=192&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written">Seringkali sore dihadirkan berbeda seperti ini.</p>
<p>Seperti sebuah lukisan tangan gemetar seseorang<br />
yang buta warna sejak lahir—yang tak mampu<br />
membedakan warna-warna waktu. Pagi dan sore<br />
hari berbeda hanya laju benda-benda dan suaranya.</p>
<p>Kita harus menerimanya sebagai hadiah, Sayang.<br />
Hadiah aneh yang mengingatkan kita tersenyum.</p>
<p>*</p>
<p>Seringkali sore dihadirkan berbeda seperti ini.</p>
<p>Seperti nyanyian seorang gadis tuli yang tak pernah<br />
tahu suaranya parah. Dia bernyanyi dan tak peduli<br />
nada dan selera telinga. Dia hanya ingin bernyanyi.</p>
<p>Seluruhnya adalah sajak yang sungguh indah, Sayang.<br />
Sajak yang tidak lelah menginginkan kita jadi penyair.</p>
<p>*</p>
<p>Seringkali sore dihadirkan berbeda seperti ini.</p>
<p>Seperti dunia yang tidak mengenal hari libur:<br />
malam Minggu atau kalender merah. Hanya<br />
kelelahan para pekerja yang mencari rumah<br />
dan kekasih pemilik dada lapang dan hangat.</p>
<p>Masa kanak kembali dari pintu semacam itu, Sayang.<br />
Melunaskan rindu pada kepolosan dan kemanjaan kita.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/192/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/192/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/192/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=192&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sore-yang-asing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SAJAK TERAKHIR TENTANG HUJAN</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-terakhir-tentang-hujan/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-terakhir-tentang-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:53:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>
		<category><![CDATA[tentang hujan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-terakhir-tentang-hujan/</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun aku bukan tak pernah berpaling dari janji, janjiku kali ini boleh penuh kau percaya. Aku masih bisa diajak bermain hujan. Ya, di jalan raya yang digenangi bau selokan. Di tempat-tempat parkir supermarket. Di halaman-halaman kantor pemerintah. Di lapangan sepakbola, di jembatan, di pasar, di depan pabrik susu, atau di mana saja. Tetapi, maafkan aku, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=191&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written">Meskipun aku bukan tak pernah berpaling dari janji,<br />
janjiku kali ini boleh penuh kau percaya.</p>
<p>Aku masih bisa diajak bermain hujan.</p>
<p>Ya, di jalan raya yang digenangi bau selokan.<br />
Di tempat-tempat parkir supermarket.<br />
Di halaman-halaman kantor pemerintah.<br />
Di lapangan sepakbola, di jembatan, di pasar,<br />
di depan pabrik susu, atau di mana saja.</p>
<p>Tetapi, maafkan aku, sejak<br />
hari ini aku tak mau lagi bermain hujan di dalam sajak.</p>
<p>Di dalam sajak, hujan melulu<br />
dingin, kesedihan dan kenangan.</p>
<p>Sajak, entah aturan siapa, selalu<br />
menutup mata pada banjir,<br />
menutup telinga pada petir.</p>
<p>Inilah sajak terakhir<br />
tentang hujan.</p>
<p>Tetapi jangan khawatir,<br />
aku masih bisa diajak bermain hujan.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/191/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/191/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=191&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/sajak-terakhir-tentang-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DI SEBUAH PERPUSTAKAAN</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-sebuah-perpustakaan/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-sebuah-perpustakaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:52:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-sebuah-perpustakaan/</guid>
		<description><![CDATA[Sehabis makan siang di warung murah, aku dan kekasihku tak kuat melawan matahari. Kami masuk ke sebuah perpustakaan mengungsi dari panas jalan raya sekalian menemui orang-orang pintar yang mengajar kami cara bicara. Tetapi perpustakaan itu lebih api dari matahari yang memanaskan jalan raya. Dan tak ada lagi orang-orang pintar. Hanya ada beberapa rak berisi kekosongan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=190&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"><span class="written">Sehabis makan siang di warung murah,<br />
aku dan kekasihku tak kuat melawan matahari.</span></span></p>
<p>Kami masuk ke sebuah perpustakaan<br />
mengungsi dari panas jalan raya<br />
sekalian menemui orang-orang pintar<br />
yang mengajar kami cara bicara.</p>
<p>Tetapi perpustakaan itu lebih api<br />
dari matahari yang memanaskan jalan raya.</p>
<p>Dan tak ada lagi orang-orang pintar.<br />
Hanya ada beberapa rak berisi kekosongan.</p>
<p>Alangkah sunyi!</p>
<p>Menunggu matahari pergi, kami diskusi.<br />
Tentang buku terakhir yang kami baca,<br />
buku yang tak bisa ditemui di perpustakaan itu.</p>
<p>Tetapi seorang pegawai datang menegur.</p>
<p>&#8220;Kalau mau ribut di jalan raya saja.<br />
Jangan di sini! Saya mau tidur.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/190/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/190/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=190&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/di-sebuah-perpustakaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AKU HENDAK PINDAH RUMAH</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/aku-hendak-pindah-rumah/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/aku-hendak-pindah-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:52:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/aku-hendak-pindah-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[AKU hendak pindah rumah. Rumah yang lama biarlah kenangan. Rumah yang berisi aroma hujan juga wajah yang melulu dipenuni sedu atau sedih yang tak mau sudah. Terlalu teduh rumah seperti itu. Sungguh, aku rindu pada peluh. Aku mulai benci tetanggaku. Mereka selalu percaya hidup itu lebih indah dinikmati dengan mata terkatup. Kadang-kadang ada orang tandang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=189&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"><span class="written">AKU hendak pindah rumah. Rumah yang lama<br />
biarlah kenangan. Rumah yang berisi aroma<br />
hujan juga wajah yang melulu dipenuni sedu<br />
atau sedih yang tak mau sudah. Terlalu teduh<br />
rumah seperti itu. Sungguh, aku rindu pada peluh.</p>
<p>Aku mulai benci tetanggaku. Mereka selalu percaya<br />
hidup itu lebih indah dinikmati dengan mata terkatup.<br />
Kadang-kadang ada orang tandang ke dalam tidurku<br />
meminta aku jadi Ibrahim. Bakarlah mereka, katanya.</p>
<p>Tapi akhirnya aku pilih membakar rumahku saja<br />
seperti sebuah upacara kremasi mayat sendiri.</p>
<p>*</p>
<p>AKU hendak pindah rumah. Aku cari sebuah negeri<br />
yang penghuninya diizinkan mencaci hidup sendiri<br />
dan orang lain, negeri yang tidak memiliki penjara<br />
dan polisi bagi orang yang suka memaki jika bicara.</p>
<p>Aku telah lelah membawa gembok di mulut. Kata-kata<br />
kotor mulai aku rasa jadi tumor hampir di seluruh tubuh.<br />
Kata-kata itu harus dikeluarkan sebelum tahu membunuh.<br />
Harus dikeluarkan sebagai tahi yang pupuk paling ampuh.</p>
<p>Kalimat yang suka berdandan tidak pernah cantik, bukan?</p>
<p>*</p>
<p>AKU hendak pindah rumah. Segera. Di sebuah daerah<br />
konon sebuah rumah akan dijual dengan harga murah.<br />
Di sana tidak ada larangan marah. Tidak ada perintah<br />
untuk mengurut dada. Tidak ada tetangga yang hidup<br />
dengan mata terkatup atau pintu dan telinga tertutup.</p>
<p>Aku hanya menginginkan sebuah rumah yang penuh<br />
dengan kalimat gaduh atau kalimat rusuh. Sungguh!</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/189/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/189/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=189&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/aku-hendak-pindah-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NENEKKU PUNYA KEBUN DI LANGIT</title>
		<link>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/nenekku-punya-kebun-di-langit/</link>
		<comments>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/nenekku-punya-kebun-di-langit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 18:52:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aanmansyur</dc:creator>
				<category><![CDATA[2007]]></category>
		<category><![CDATA[tentang hujan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/nenekku-punya-kebun-di-langit/</guid>
		<description><![CDATA[&#8211;rara Sebelum menikah dengan seorang lelaki kutubuku nenekku tinggal di langit. Ia punya kebun di sana. Penuh pepohonan. Sebelum sempat berbuah, ia jadi pengantin. Maka setiap malam ia berdoa. Doanya lebih senang aku sebut dongengan. &#8220;Tuhan, aku ingin tahu bagaimana rasanya musim panen. Kirimkan aku buah-buahan yang datang dari ranting-ranting pohonku.&#8221; Pernah suatu malam berjatuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=188&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="written"><span style="font-weight:bold;"></span><br />
<em>&#8211;rara</em></p>
<p>Sebelum menikah dengan seorang lelaki kutubuku<br />
nenekku tinggal di langit. Ia punya kebun di sana.<br />
Penuh pepohonan. Sebelum sempat berbuah,<br />
ia jadi pengantin. Maka setiap malam ia berdoa.<br />
Doanya lebih senang aku sebut dongengan.</p>
<p>&#8220;Tuhan, aku ingin tahu bagaimana rasanya<br />
musim panen. Kirimkan aku buah-buahan<br />
yang datang dari ranting-ranting pohonku.&#8221;</p>
<p>Pernah suatu malam berjatuhan buah-buahan<br />
di atap rumah kami. Aku dengar persis suara<br />
seorang gadis kecil yang menangis. Dan, kau<br />
tahu, aku jatuh cinta kepada gadis kecil itu.</p>
<p>Ra, mencintai hujan adalah mencintai kesedihan<br />
seorang gadis kecil yang tak bisa disembuhkan.</p>
<p>Aku hanya ingin jadi obat yang merawat<br />
seluruh kesedihan di mata kekasihku itu,<br />
kekasih yang airmatanya selalu membuat<br />
aku membutuhkan kehangatan selimut.</p>
<p>Ra, kini kami ingin saling menyembuhkan<br />
persis seperti puisi kepada luka-luka yang<br />
disebabkan oleh hidup yang kita sia-siakan.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/sajakaan.wordpress.com/188/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/sajakaan.wordpress.com/188/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sajakaan.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sajakaan.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sajakaan.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sajakaan.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sajakaan.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sajakaan.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sajakaan.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sajakaan.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sajakaan.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sajakaan.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sajakaan.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sajakaan.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sajakaan.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sajakaan.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sajakaan.wordpress.com&amp;blog=1893263&amp;post=188&amp;subd=sajakaan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sajakaan.wordpress.com/2007/12/02/nenekku-punya-kebun-di-langit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f755c6c5d0112be9852a52176cda9d4a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">aanmansyur</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
