SAHABAT-SAHABAT IBU
2007
sejak kaki ayah tak lagi mengenal bilah-bilah
lantai rumah kayu yang pernah dibangunnya
dan aku serta dua adikku memiliki pikiran
masing-masing yang berbeda satu sama lain
ibu bersahabat dengan benda-benda tajam
jarum
untuk menjahit, katanya
sebab waktu senantiasa selimut rombeng
sementara tulang-tulangnya jadi sarang
penyakit aneh yang tak bisa ia sebutkan namanya
seperti menyebut nama-nama orang yang dicintainya
pisau
kadang-kadang ia benci ranum buah-buahan
apel dan tomat yang merah,
semangka dan mangga berkulit kencang
atau mentimun yang segar dan putih
masa-masa remajanya tak bisa kembali
seperti juga alamat ayah yang sia-sia dicari
gunting
bunga-bunga dan rumput di halaman
suka berubah jadi uban di kepalanya
ia tak ingin ada hutan menyeramkan
tumbuh di sana sebab bagaimanapun
ia tak pernah lelah menunggu anaknya
datang mencium keningnya atau
mungkin ayah dengan oleh-oleh
sebuah cerita tentang petualangan
cermin
bukan dada dan pipinya yang suka ia ajak bicara
tetapi ia senang menantang sepasang matanya
agar terus bertahan dan tidak segera menyerah
kepada musim hujan dan mimpi-mimpi buruk
yang selalu bersiap melompat masuk ke sana
2007
KISAH KECIL AIRMATA
2007
di atas surat yang tak pernah sampai
pada tanda tangan, jatuh air matanya
tinta mengotorinya seperti danau
dicemari cairan-cairan berbahaya
lalu ikan-ikan melepaskan sirip dan ekor
terapung seperti pecahan geladak
kapal oleh tangan-tangan ombak
dan langit yang pernah biru
tak bisa bercermin di sana
sebagaimana dia tak bisa
melihat sedihnya lagi di situ
2007
DI RAHIM TANAH
2007
di mana rumputan menemukan bunga?
di rahim tanah, di rahim tanah yang gembur
di mana sumur mendapatkan mataair?
di mana alir sungai-sungai akan berhilir?
di rahim tanah, di rahim tanah yang subur
di mana akan kau tanam tangismu?
di rahim tanah, di tempat ibuku terkubur
2007
DOA
2007
ingatkan agar aku sadar
usiaku akan pelan-pelan
berubah jadi bumi
ingatkan aku seluruh tangan
yang pernah menanam bebijian
di ladang-tubuhku
sebab aku ingin melihat mereka
merayakan pesta di musim panen
2007
SEBUAH POHON
2007
kecupan yang kau tanam di keningku
kini telah tumbuh jadi pohon lebat
akar, batang dan cabang-cabangnya kuat
tempat anak-anak senang memanjat
sesekali
tidakkah kau ingin datang
mengecap kecut buahnya?
2007