Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?

–jimpe

Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?

Benda-benda seluruhnya sedang belajar bersedih:
Kursi dan meja masing-masing seperti seorang kekasih
baru ditinggalkan. Penjual putucangkir dan jendela kayu
di wajahnya cuma ada sepasang mata sayu, mata yang layu.

Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?

Suara-suara seluruhnya yang terdengar hanya perih:
Denting sendok pada cangkir kopi. Ada yang memilih
mendengar rintih biola daripada getar gitar yang lirih.
Keyboard komputer bicara tentang kertas suara pemilu
jatuh ke kotak dari jari seorang pemilih yang terisak pilu.

Mengapa kau harus berulang tahun di musim hujan?

Agar aku bisa kembali muda seperti pohon, katamu,
yang oleh musim hujan daun-daunya kembali hijau.

Leave a Reply